Sebelum memulai topik hari ini seperti judul kita di atas, saya telah berketetapan hati bahwa saya ingin mengisi blog saya bergantian antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Sebenarnya saya ingin sekali mengisi blog saya dalam bahasa Inggris penuh, hal ini juga untuk melatih kemampuan berfikir dan menulis saya dalam bahasa Inggris, namun setelah difikir panjang.... saya berkesimpulan bahwa saya harus menempatkan bahasa kita sendiri sejajar dengan lingua franca dunia tersebut. Kalau bukan kita yang menghargai bahasa kita sendiri... lantas siapa lagi?? Apakah mereka yang berbahasa Urdu seperti yang sering saya lihat di room Islam #13 yang kerap berthek hoon thek hoon itu?? Rasanya nggak deh!! :D
Ok, kita sekarang kembali ke laptop!! Eh salah, maksud saya ke topik kita di atas (Itu sih acaranya si Tukul di Trans-7 ya?). Saya dari dulu adalah orang yang sadar bahwa komputer dan Internet adalah dua media yang dapat membawa perubahan dalam kehidupan saya baik secara ekonomis dan sosial. Dan memang sedikit banyak pemikiran itu telah terbukti minimal dalam diri saya sendiri. Banyak orang yang mempertentangkan antara dunia maya dan dunia nyata. Namun saya pribadi tidak mempermasalahkan hal tersebut karena saya percaya antara dunia maya dan dunia nyata yang berjalan paralel itu terhadap banyak hubungan yang sangat mungkin membuat kedua dunia berjalan harmonis! Namun dari pengamatan saya yg cukup panjang di dunia maya (pengamatan amatir bukan pengamatan ilmiah menggunakan data statistik loh hehehe) memang membuat kehidupan sosial kita sedikit berubah ke arah yang lebih negatif yaitu membuat kita menjadi sedikit agak egosentris dan individualistis. Bagi mereka yang pandai me-manage kehidupan sosialnya tidak menjadi masalah, namun hal itu akan menjadi masalah yang kronis bagi sebagian orang yang lain! Namun yah itulah internet dan dunia maya, sarana dunia maya telah tercipta dan tentu saja kita harus bisa memanfaatkannya jangan sampai kita meninggalkan sesuatu yg bermanfaat hanya karena kuatir masalah-masalah 'kecil'! ya nggak??
Sekarang bagaimana dengan persahabatan di Internet? Sebenarnya tak ada masalah! Apa bedanya para chatters masa kini dengan sahabat pena puluhan tahun yang lalu?? Perbedaannya adalah para chatters masa kini lebih bebas mengekspresikan dirinya sendiri karena media modern yang memungkinkan pengekspresian diri menjadi lebih efektif dan cepat! Namun dibalik itu semua... internet dan chat clients menjadi tempat yang lebih efektif pula bagi sumber-sumber kebohongan, kepalsuan dan na'udzubillah kemunafikan.
Lantas bagaimana kita menyikapinya?? Mudah saja! Pertama andaikan ada orang yang meminta bantuan 'ekonomi' pada saat pertama kali berkenalan... wah itu lupakan saja!! Mungkin terlihat kejam tapi coba kita fikir.... di negeri Indonesia kita (dan juga di negara2 berkembang lainnya) ini orang yg mengenal internet atau komputer pasti hidupnya tidak terlalu sulit lah wong mangan wae susah.... kok dia habiskan duitnya buat minimal pergi ke warnet. Nggak masuk akal 'kan? Kedua, andaikan anda bertemu dengan orang yang merayu anda wah itu juga lupakan saja!! Kecuali kalau anda sendiri senang dengan hal-hal yang berbau cybersex hehehe... Tahukah anda kenapa orang seperti itu harus dilupakan?? Pertama karena orang seperti itu memang tidak layak dijadikan teman, kedua karena orang seperti itu yg mencari kepuasan seksual secara maya pasti adalah seorang pecundang yang tidak mampu mencari kepuasan seksual di dunia nyata karena satu dan lain hal. hehehe.... mengerti kan??
Ok kawan.... topik ini masih berlanjut.... tapi saya sudah lelah mengetik nih... besok kita lanjutkan lagi yaaa.... wassalamu'alaikum wr wb.
Friday, March 9, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment